| Category: | Restaurants |
| Cuisine: | Japanese / Sushi |
| Location: | Meruya - Jakarta Barat |
Sabtu malam kemarin suami ngajak keluarga nyobain makan sushi di resto baru di daerah Meruya, menerima ajakannya dengan ogah-ogahan karena gak yakin bakalan nyaman, gak ngebayang resto sushi di daerah Meruya.
Resto terletak di pinggir jalan raya yang ramai, menempati 2 ruko, 2 lantai. Sampai di sana tempat parkir penuh termasuk resto, karena lantai pertama penuh kami diminta naik ke lantai 2, hanya ada kursi kosong di sushi bar, celaka .... terpaksa kami tolak karena saya pake bawahan jeans pendek, duduk pasti gak nyantai.
Setelah kursi di sushi bar kami tolak, pramusaji meninggalkan kami bengong, berdiri menunggu orang selesai makan, nyadar kalo di situ banyak pramusaji tapi kami diacuhin kami complain, mereka bilang di bawah ada kursi kosong, turunlah kami ke bawah, sampai di lantai bawah kami diminta ke lantai 2 lagi, ternyata di lantai 2pun belum ada kursi kosong, alamak ......... sebel banget .... gak well managed bener nih resto. Kami ikutin aja, kami harus menunggu 15 menitan lagi. Tidak ada kursi untuk menunggu, kami harus berdiri, sambil satu-satu pramusaji lewat mengucapkan kata maaf.
Akhirnya kami dapat duduk di sofa dekat jendela dengan pemandangan ke jalan raya, sofanya agak ambles.
Sushi demi sushi kami pilih, datang pesanan kami satu per satu, rasanya lumayan enak, kami cukup puas, tapi sampai pada orderan ke berapa (lupa) pesanan mulai datang ke-sendat2, harus menunggu lama untuk mendapatkan pesanan berikutnya, kalo kami tanyakan jawabannya seperti tape rusak, itu lagi, itu lagi, "maaf, pengunjungnya banyak, pesanan banyak", ya ampun ....... untuk mendapat 4 potong salmon sushi aja harus menunggu lama, yang akhirnya datang cuma 2. Perut keburu istirahat lama baru diisi lagi, selera keburu ilang dah. Kayanya di resto ini lebih mudah mendapat kata "maaf" daripada sushinya sendiri.
Akhirnya kami keluar resto dengan perut belum terisi full alias masih lapeerrr (kebayang roti bakar) dan badan pegel-pegel karena sofanya terlalu empuk.
Entah butuh waktu berapa lama lagi untuk melatih pramusajinya cara melayani tamu, tapi yang pasti gak bakal balik ke sana dalam waktu dekat, apalagi sabtu ato hari libur jam makan.